SunflowerBulan Mei merupakan bulan yang sangat bersejarah bagi hampir seluruh penduduk dunia, khususnya dirasakan oleh kaum buruh. Bertepatan pada tanggal 1 Mei, diperingati Hari Buruh yang merupakan momen tum bagi setiap buruh untuk menyuarakan aspirasi mereka dengan beragam aksi. Tapi, Bulan Mei tidak selalu identik dengan Hari Buruh atau Mayday. Ada cerita lain yang ada di balik bulan Mei.

Pada bulan inilah konon “burung berkicau merdu dan suara kura-kura bersahut-sahutan”. Sir Thomas Malory (1400–1471), penulis berkebangsaan Inggris, menyebut bulan ini “bulan penuh nafsu”. Anehnya, bulan Mei yang romantis ini justru dianggap bulan sial untuk menikah. Bangsa Romawi menolak pernikahan bulan Mei karena pada bulan inilah berlangsung festival untuk menghormati Bona Dea , dewi yang tidak pernah berhubungan intim atau bersanggama. Festival bagi kematian yang tidak menyenangkan juga berlangsung pada bulan Mei. Kata Mei berasal dari kata Latin, Maius, yang diperkirakan berasal dari kata Maia, ibunda dewa Hermes, dewa yang dikaitkan dengan perdagangan, penciptaan, dan kelicikan. Tetapi, menurut kamus Webster, Maia adalah ibu Merkurius yang berayah Jupiter.

Ditulis oleh Sofia Mansoor. Dimuat pertama kali untuk Berita Buku, Januari 1997.

Itulah cerita dibalik bulan Mei yang bisa menambah pengetahuan anda tentang bulan Mei. Dan Bulan Mei tidak selalu identik dengan Mayday kan?😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s